5 Praktek Kanibal Paling Berbahaya di Dunia

 Kanibalisme adalah tindakan atau praktek manusia yang memakan manusia lainnya. Ada penolakan terhadap pelabelan kanibalisme secara resmi sebagai sebuah kecenderungan gangguan jiwa. Berikut adalah daftar kanibal mengerikan yang masih ada di dunia:

1. Suku Maori
Suku Maori tinggal di Selandia Baru. Kanibalisme telah menjadi bagian dari budaya Maori. Ketika kapal Inggris, The Boyd, berlabuh dan awak-nya membunuh anak kepala suku Maori, prajurit Maori membalas dendam dengan membunuh dan memakan 66 awak kapal tersebut.
Maori (sumber: web)

2. Suku Korowai
Suku Korowai hidup di pulau Papua, Indonesia. Diyakini sebagai suku yang masih menjalankan praktek kanibalisme hingga saat ini. Mereka biasanya makan anggota sukunya yang dicurigai penyihir. Biasanya mereka makan saat masih dalam keadaan otak yang hangat. tempat tinggal mereka biasanya terletak di atas pohon yang tinggi yang berguna untuk melindunginya dari musuh-musuh mereka.
Korowai (sumber: web)

3. Fiji
Budaya kanibalisme juga diketahui telah menyebar di wilayah Melanesia dan Polinesia. Salah satu suku yang menempati kepulauan Fiji dikenal sebagai suku pemakan sesama. Seorang kepala suku Fiji mengakui bahwa setidaknya 875 orang sukunya telah mengkonsumsi manusia dan mereka sangat bangga karenanya.
Fiji (sumber: web)

4. Afrika
Di benua ini mungkin praktekkan kanibalisme masih berlangsung sampai saat ini. Meskipun tidak banyak terekspos, pada kenyataannya praktek perdagangan organ manusia masih terjadi. Juga menyebutkan, selama perang Kongo kedua dan perang saudara di Liberia dan Sierra Leone sering ditemukan tindakan kanibalisme.
Afrika (sumber:web)


5. Para penduduk asli Amerika
Pada awal penaklukan benua ini, suku Indian di Amerika masih mempraktekan kanibalisme. Sebagai contoh suku Indian Karankawa di Texas, tahun 1768 memakan tubuh seorang pendeta Spanyol yang sedianya hendak mendokumentasikan praktek ini.
Native Americans (sumber: web)

Sumber: Interestingworldfacts, 2011

Artikel Terkait 5 Praktek Kanibal Paling Berbahaya di Dunia

No comments:

Post a Comment