Foto Gambar Bekas Jejak UFO Sleman

Gambar Foto Jejak Bekas UFO di Sleman - Pesawat berbentuk piring terbang atau lebih di kenal dengan UFO dikabarkan mendarat di sleman Yogyakarta, Gambar atau Foto Bekas Jejak UFO itu kita lihat berbentuk berbentuk Corp Circle. Jejak UFO ini tepatnya ditemukan di Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, DIY.


Corp Circle tersebut berbentuk lingkaran dengan diameter 70 M, Lingkaran itu terbentuk karena posisi padi rebah berputar ke arah kanan. Padi yang masih berdiri setinggi sekitar 60-70 cm, sedangkan yang rebah setinggi sekitar 50 cm.

Sebelumnya seorang warga mengatakan terdapat Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di atas lambang misterius 'UFO' di daerah persawahan tempat jejak itu ditemukan. Sejumlah ahli di Amerika mempercayai 80 persen dari crop circle direkayasa oleh manusia dan 20 persen kemungkinan tercipta sendiri oleh medan magnet bumi.

Berikut gambar/ Foto Jejak Bekas UFO di Sleman :
Gambar Jejak Bekas UFO Sleman Berbentuk Crop Circle

Menurut seorang peneliti tentang bernama Greub, Penampakan crop circle pertama kali yang misterius di pedesaan Inggris pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Sejak 1980 Ada 10 Ribu Crop Circle di Dunia, Dibuat di Malam Hari, sedangkan menurut Mantan Rektor ISI: Mungkin Saja Crop Circle Itu Buatan Mahasiswa.

Saat ini lokasi sudah diamankan oleh pihak kepolisan, dan sudah meminta keterangan beberapa warga. Dari pemeriksaan Polisi, beberapa warga yang tinggal di dekat lokasa percaya bahwa itu merupakan jejak UFO.

readmore »»  

10 Pantai Dengan Ombak Terganas di Dunia

Dalam olahraga Surfing atau peselancar, ombak adalah salah satu unsur yang memegang peranan penting. Makin ganas ombak, makin seru dan menegangkan pula pertunjukkan surfing. Tak heran jika banyak atlet selancar yang berburu pantai dengan ombak ganas di seluruh dunia.

Dari data yang dihimpin dari International Surfing Association, setidaknya ada 10 pantai yang mempunyai ombak terganas. Pantai mana sajakah? langsung saja dilihat,
 



1. Cyclops (remote south coast Western Australia)



2. Teahupoo (Tahiti)


3. Shipsterns (Tasmania, Australia)


4. Dungeons (Cape Town, South Africa)


5. Pipeline (Oahu, Hawaii)


6. Desert Point (Lombok, Indonesia)


7. The Cave (Ericeira, Portugal)


8. Lunada Bay (California, USA)


9. Gringos (Arica, Chile)


10. Tarqua (Lagos, Nigeria)

readmore »»  

Wow, Bumi Kita Akan Segera Memiliki 2 Matahari


Ini bukan kabar biasa. Sebentar lagi, bumi akan memiliki dua matahari, sebuah penggambaran yang sering dilihat di film Star Wars. Kabar menggemparkan, matahari baru akan segera muncul di langit.

Bintang superbesar warnah merah di nebula Orion, Betelgeuse, diprediksi akan mendekat dan supernova mencapai bumi sebelum tahun 2012. Bintang kedua terbesar di alam semesta ini diperkirakan kehilangan berat massa dan merupakan indikasi terjadinya gravitasi dan kolaps serta kehilangan daya dukung.

Saat itu terjadi, bumi akan memiliki dua matahari. Demikian disampaikan Dr Brad Carter, staf pengajar Fisika di Universitas Southern Queensland.

"Bintang tua ini sudah kehilangan banyak bahan bakar di bagian inti," jelas Carter. Menurutnya, bahan bakar inilah yang membuat Betelgeuse tetap bersinar dan bertahan. Namun, saat sudah kehilangan daya penunjang, bintang ini akan jatuh. Ketika ledakan hebat terjadi maka cahayanya 10 juta kali lebih terang dari matahari.

Kabar buruknya, ledakan ini bisa terjadi jutaan tahun mendatang. "Ini adalah akhir dari sejarah bintang itu dan pada malam hari akan seperti siang hari di bumi," jelas Carter. Menurutnya, ketika terjadi ledakan akan menghasilkan cahaya yang luar biasa selama beberapa pekan hingga beberapa bulan sebelum akhirnya meredup dan tak bisa dilihat lagi.

Sumber: http://www.tribunnews.com/2011/01/22/wow-sebentar-lagi-bumi-memiliki-dua-matahari
readmore »»  

Sejarah Trend Fashion Harajuku di Jepang

Jepang adalah tempat di mana setiap orang bersifat individu - tapi suka berada dalam kelompok. Jika Anda mengunjungi taman pada jam tertentu di setiap hari Sabtu, Anda akan melihat ratusan anak laki-laki berpakaian seperti penyanyi rock dan skater, menari dengan alunan musik rock and roll ... mereka sangat serius. Jadi tidak mengherankan juga jika anak perempuan ingin menampilkan mode inovatif yang tidak ada atau belum pernah terlihat sebelumnya, mereka ingin melakukannya di tempat yang sama, pada waktu yang sama. Dan tempat itu adalah distrik Harajuku di Tokyo.



Istilah "Gadis Harajuku" telah digunakan oleh media berbahasa Inggris untuk menggambarkan remaja yang berpakaian dalam setiap gaya busana yang berada di wilayah Harajuku. Mode ini mempengaruhi beberapa gaya diantaranya membuat bentuk gaun yang unik. Salah satu gaya yakni, Kawaii, sangat tenar pada 1990-an. Kawaii menjadi ungkapan populer yang berarti ada sesuatu yang lucu atau cantik.
Kawaii adalah bentuk perlawanan dalam gaya dan budaya, yang terkait dengannya tidak akan dilihat sebagai sesuatu yang menarik oleh generasi tua. Ide dari Kawaii adalah budaya pemuda yang berbeda yang terpisah dengan budaya tradisional; berupa cyber-punk untuk menunjukkan keberadaannya.Gaya ini dipengaruhi oleh fashion gothic dengan menggabungkan warna-warni neon dan metalik. Gaya ini tidak sepopuler pada 1990-an.





Fashion Harajuku mendapatkan namanya dari distrik Harajuku di Tokyo. Semua aktifitas 'diaktifkan' di harajuku, anak-anak muda pergi ke sana untuk mengeksplorasi berbagai toko pakaian dan berkumpul di taman Yoyogi, di kafe di jalan Omotesando atau sepanjang perjalanan arah ke kuil Meiji. Dengan tujuan menampilkan kreasi terbaru harajuku mereka bagi wisatawan dan juga untuk teman-teman mereka.




Harajuku menjadi terkenal pada 1980-an karena artis jalanan dan remaja bebas berpakaian yang berkumpul di sana pada hari Minggu ketika Omotesando ditutup untuk lalu lintas. Omotesando adalah jalan yang sangat panjang dengan kafe dan butik fashion kelas atas dan sangat populer bagi penduduk sekitar dan turis. Berjalan kaki di hari minggu dan merupakan tempat yang sempurna untuk bertemu, memutar musik dan memamerkan diri!
readmore »»  

Lingkaran UFO Terlihat di Sleman Yogyakarta

Jakarta - 6 orang petani yang memiliki 7 petak sawah di Dusun Jogomangsan, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, DIY, berharap untuk segera panen, akan tetapi agak tersendat. Sebab lahan mereka saat ini menjadi pusat perhatian setelah ketempatan "lingkaran UFO".

Salah satu pemilik petak sawah adalah Ngadiran. Senin (24/1/2011) pagi ini dia menengok sawahnya yang menjadi tontonan ratusan warga dari atas bukit Gunung Suru. Dia hanya berjaga agar sawahnya tidak diinjak-injak warga.

Sawah Ngadiran dkk berisi padi yang tak lama lagi akan panen. Bulir-bulir padi telah menggelayut.

Upaya agar sawahnya tidak rusak, Ngadiran dan petani lainnya menempatkan tulisan larangan memasuki sawah tersebut. Tanda larangan ditempatkan di sekitar lahan plus di pintu masuk pematang.

Semakin siang, makin banyak warga yang menonton. Mereka menyaksikan dari atas bukit Gunung Suru yang licin akibat hujan semalam. Sedangkan cuaca pagi ini cerah.
(nrl/nrl/detikcom.com)
readmore »»